Langsung ke konten utama

Postingan

~How Do I Live~

How do I, Get through one night without you? If I had to live without you, What kind of life would that be? Oh, I need.... I need you in my arms, need you to hold, You're my world, my heart, my soul, If you ever leave, Baby you would take away everything good in my life, And tell me now How do I live without you? I want to know, How do I breathe without you? If you ever go, How do I ever, ever survive? How do I, how do I, oh how do I live? Without you, There'd be no sun in my sky, There would be no love in my life, There'd be no world left for me. And I, Baby I don't know what I would do, I'd be lost if I lost you, If you ever leave, Baby you would take away everything real in my life, And tell me now, How do I live without you? I want to know, How do I breathe without you? If you ever go, How do I ever, ever survive? How do I, how do I, oh how do I live? Please tell me baby, How do I go on? If you ever leave, Baby you would take a...

Bodol, Botol dan Bobol

Ada satu pertanyaan yang menarik untuk kita simak dari seorang peserta Entrepreneur University angkatan ketiga di Jakarta beberapa waktu lalu. “Kenapa sih Pak, saya tidak punya keberanian dalam berbisnis. Rasanya sulit sekali. Apalagi saya tidak cukup punya uang, keahlian dan ide bisnis. Apa mungkin saya bisa berbisnis?” ujarnya bertanya . Saya yang ditanya soal masalah yang satu ini, sambil bercanda balik bertanya. "Apakah Bapak ketika masuk kamar mandi juga harus berpikir lebih dahulu satu atau dua jam sebelumnya?” tanya saya. Dia agak terkejut mendengarnya, pikirnya kok aneh pertanyaan saya ini. “Ah… Saya pikir nggak perlu dong, Pak. Masa masuk kamar mandi saja saya harus pikir dulu satu atau dua jam sebelumnya. Wah, Bapak ini gimana sih,” jawabnya bersemangat. Mendengar jawaban spontan itu, serentak peserta yang sebagian besar ibu rumah tangga, karyawan, pensiunan, dosen, dan bahkan ada yang bergelar master serta doktor itu tertawa lepas. "Yah, seperti itu...

*Matahari Cintaku*

Kau bagaikan matahari Selalu menemani hari-hariku Mengisi senjaku yang sepi Membuatku tak bisa melupakanmu Kadang ku merasa takut Akan datangnya malam Karena pada saat itu Kau tak lagi temani diriku Written By : Sulizlovable

*Datanglah PujaanKu*

Aku selalu menunggumu Hampir disetiap hari Dengan resah dan gelisah Jika kau datang Jantungku berdetak dengan kencang Kadang kau hanya lewat Menoleh pun tidak Kadang kau hanya berhenti Tapi telah ada seseorang disampingmu Jangan perlakukan aku seperti ini Datanglah wahai pujaanku Written By : Sulizlovable

*Menunggumu*

Seiring dengan berjalannya waktu Hari, bulan, dan tahun berlalu Satu harapan hanya padamu Tiada yang ku nanti selain dirimu Seandainya kau tau Didalam hatiku Hanyalah namamu seorang Dan tak kan tergantikan oleh yang lain Written By : Sulizlovable

*Speech*

peace be upon you praise be to Allah the God of the world, peace be upon prop pet Muhammad s.a.w. his family, his companion, and his follower until the end. My honorable my headmaster, my respectable my teacher, and my friend whom I love in this opportunity I would like to deliver my speech about........ ........................................................................................... At end of speech I would like to say sorry if I can some made mistake in my word. Thanks for you attention. Peace be upon you

^Tentang Dia^

Tentang dia Yang pertama menatapku Saat aku, yang jangankan menatap mengerti fungsi penglihatan pun baru kupelajari Tentang dia Yang pertama menyimpanku dalam satu-satunya sudut hati Saat aku baru mengetahui bahwa hati ini memiliki ruang Tentang dia Yang terus menjaga adaku dalam tiap hembus nafasnya Saat aku baru menyadari bahwa nafasku dapat kuperuntukkan Tentang dia Yang mulai ikhlas untuk menunggu tanpa harapan Saat aku mulai meluangkan waktu untuk duduk diam dan menanti yang lain Tentang dia Yang perlahan rela melepas untuk terbaikku Saat aku bahkan tetap tidak menyadari bahwa ada yang sudah lelah menanti ################# Tentang dia Yang sedari awal menyita getar untuk sesaat membuai Saat warnaku tak beda rupa dengan yang lain dihadapnya Tentang dia Yang tak pernah dapat pergi dari imaji Saat hadirku tidak sesaat pun membersitkan rasa dihatinya Tentang dia Yang menjadi angan masa depanku Saat tak sekelebat pun aku jadi masa kininya Tentang dia ...